DAMPAK DUNIA LAWAK
Kebanyakan tema obrolan dan rubrik ocehan yang diangkat para pelawak seputar masalah yang kosong dari alam realita, cenderung bombastis dan tidak mendidik, yang penting target opini dari para pemirsa tercapai dan rating acara menanjak serta dukungan dari kalangan umum melonjak. Dan kadang antara pelawak saling lepar hinaan, ledekan dan ejekan untuk menciptakan suasana segar, kadang bentuk tubuh dan raut muka pelawak yang kurang sempurna dibuat bahan bayolan untuk menciptakan suasana humoris. Bahkan kondisi cacat dan kelainan orang menjadi bumbu dan komoditi lawakan, sehingga kadang sebagian mereka meniru gaya bicara, cara berjalan, dan prilaku aneh seseorang untuk menggelitik tawa penonton. Lebih parah, kadang simbol agama menjadi sasaran empuk pelecehan para pelawak hanya ingin populer. Padahal setiap kalimat yang meluncur dari lisan kita pasti akan dihisap Allah Subhanahu Wata’ala dengan mudah dan tercatat secara akurat dalam catatan malaikat, seperti firman Allah Subhanahu Wata’ala :
Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (QS. 50: 17-18)
Imam Ibnu Rajab berkata: Para ulama salaf sepakat bahwa malaikat yang sebelah kanannya mencatat semua kebaikan dan malaikat yang sebelah kirinya mencatat semua keburukan. [1] (more…)
Read Full Post | Make a Comment ( 2 so far )





